Semen Portland Kualitas Terbaik Untuk Membangun Rumah Anda

Tahukah anda bila saat ini banyak sekali jenis semen yang bisa anda gunakan untuk membangun rumah? Semen portland adalah salah satunya. Semen ini merupakan bahan perekat hidrolis. Bahan perekat hodrolis yaitu bahan perekat yang berbentuk benda padat yang tidak larut dalam air apabila mengeras dan bersenyawa dengan air. Semen ini pada mulanya dibuat joseph parker  pada tahun 1796 dengan cara membakar batu kapur argilasius. Batu kapus ini merupakan batu kapur yg mengandung ± 20 % oksida silica, besi dan alumina.
Semen ini dibentuk berdasarkan oksida-oksida utama yaitu : kapur (cao), besi (fe2o3), silika (sio2), alumina ( al2o3), sedangkan bahan baku untuk memperoleh oksida tersebut adalah batu kapur kalsium (caco3), yang didapat setelah pembakaran oksida (cao), tanah liat yang didalamnya terkandung oksida silika (sio2), besi (fe2o3), dan alumina ( al2o3). Selain itu, pasir kuarsa untuk menambah kekurangan senyawa sio2 dan terakhir melalui proses pasir besi untuk menambah kekurangan fe2o3.

Semen tentunya mempunyai proses pembuatan sendiri, begitu halnya dengan  semen portland, cara pembuatanya antara lain :

  • Penambangan bahan baku
  • Penyediaan bahan mentah/baku.
  • Bahan baku hasil penambangan tersebut akan diproses memalui proses panjang antara lain digiling, dan diproses sedemikian rupa.
  • Bahan baku dibakar sampai suhu 1450 derajat celcius sehingga akan berbentuk terak.
  • Penggilingan hasil terak dan penambahan bahan gips. Terak yang sudah dingin pada suhu 90 derajat digiling halus bersama dengan gips.
  • Terakhir, pengepakan.

Dalam proses pembuatan semen portland ada dua macam proses, yakni proses basah dan kering. Proses basah merupakan semen yang dari hasil pembuatan dibuat menjadi basah atau lempung. Prosesnya bisa dilihat sebagai berikut. Pertama, tanah liat dan air diaduk kemudian dibersikan di dalam bejana dengan volume kadar air 35 – 50 %. Kedua,  batu kapur digiling dengan kadar air 35 – 50 %. Ketiga, penambahan berbagai bahan-bahan koreksi bila dibutuhkan dalam pembuatan semen basah. Terkhir, semua bahan dicampur lalu dimasukkan ke dalam tungku putar untuk kemudian melalui proses dibakar, dimana pembakaran dilakukan secara bertahap yaitu pengeringan dengan suhu ±120°c, pemanasan pendahuluan, suhu 120°c-850°c, kalsinasi atau penguraian kapus dengan suhu 850°c 1100°c, sintering (pelelehan), dimana pada suhu 1100°c-1450°c akan dibuat kerak seman dari hasil kalsinasi dan terakhir kalsiumaluminat pada proses pembuatan kerak semen. Proses selanjutnya  pendinginan terak dengan suhu 1450°c-1000°c.

Setelah dibakar maka terbentuklah semen klinker panas kemudian akan dipindahkan dari tungku dipindahkan ke tempat penyimpanan. Di tempat ini klinker yang disimpan akan dibiarkan mendingin sampai mencapai suhu < 90°c. Setelah itu klinker akan ditimbun ditimbun sampai mencapai  suhu ruang. Ditambahkan kalsium sulfat hidrat ± 2  –  4 % kemudian akan digiling bersama-sama klinker dalam  tempat gilingan. Proses selanjutnya akan diayak dengan ayakan 75 mikron untuk membuat semen lebih cepat mengeras dan kemudian ditempatkan dalam silo-silo penyimpanan lalu dikemas dan kan didistribusikan.
Pada  proses semen kering akan dilakukan jika bahan bakunya berupa batuan yang keras atau bahan baku lebih keras daripada batuan yang telah diolah pada proses basah. Semen portland merupakan salah satu semen terbaik yang bisa anda gunakan untuk membangun rumah anda. Banyak sekali manfaat yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan semen yang satu ini. Rumah jadi lebih kuat dan tidak mudah retak. Selamat mencoba.